Wednesday, 20 September 2017

Satu Pesan Terbuka Untuk Kamu

Hai, kamu yang sedang membaca tulisan ini, bagaimana harimu sekarang! Mengapa langit mendung seakan terlihat di wajah Kamu hari ini. Sepertinya harimu tidak sedang dalam keadaan baik ya. Apakah banyak yang mengganggu pikiranmu sehingga kamu telihat seperti itu! Saya sering melihat kamu menghabiskan begitu banyak waktu untuk duduk termenung. Bagaimana dengan makan dan tidur kamu! Sekarang Kamu sedikit terlihat agak kurus dan matamu terkadang suka kehilangan fokus.

Apakah ini semua berhubungan dengan keadaan hatimu! Apakah kamu masih menahan luka-luka yang digoreskan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab!

Hmmm..

Bolehkah saya berbicara denganmu!

Saya tahu semua orang pasti pernah mendapatkan luka, entah itu luka fisik maupun psikis. Luka yang didapatpun terkadang terasa begitu membekas di dalam hati dan kenangan. Namun, apakah layak waktu bahagia Kamu itu dikorbankan untuk terus merasakan luka-luka itu! 1 jam Kamu menghabiskan waktu untuk menelan luka pahit yang tercipta, 3.600 detik Kamu telah menyia-nyiakan waktu untuk melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat.

Luka itu memang suka sekali untuk menetap di dalam hati dan kenangan. Meninggalkan rasa sakit dan juga membuat orang yang mengalaminya merasakan kehampaan dan seperti kehilangan semangat hidup. Namun, jangan dijadikan alasan untuk selalu tenggelam dalam kesedihan yang seakan tidak pernah ada habisnya.

Jujur saja, Saya sedih melihatmu seperti ini. Wajah membungkuk. Tatapan kosong. Kehilangan semangat untuk melakukan sesuatu. Kamu terlihat seperti orang asing. Bukan versi terbaik kamu. Jika saya boleh berbicara, maka izinkan saya untuk mengatakan ini:

"Maafkan orang-orang yang sering membuat Anda sedih, Ikhlaskan semua luka yang Kamu terima dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab itu. Amarah tidak akan ada habisnya jika Kamu masih saja menyimpannya dalam hati dan juga kenangan. Saya tahu itu memang sulit untukmu, Memaafkan orang-orang yang dengan sengaja melukaimu. Tapi, Sulit bukan berarti tidak mungkin kan !"
Kamu itu sangat berharga. Banyak orang yang mencintaimu, yang tidak ingin melihatmu sedih terlalu lama, maka jangan sia-siakan harimu. Sekarang saatnya untuk bahagia, Ikhlaskan apa yang telah terjadi di masa lalu, dan lanjutkan perjalanan indahmu yang sempat terhenti. Mengampuni memang tidak akan mengubah apa yang telah terjadi, tapi bisa meringankan langkahmu untuk terus maju seiring berjalannya waktu.

No comments:

Post a Comment